Untuk mu tambatan hati ku
Hati selalu membenci diri
Tak mampu mengawas emosi
Melukai seolah sendiri
Tak berhenti sampai di sini
Jauh menanti kekasih hati
Datang tapi cukup lemah diri ini
Menyejukkan adanya
Menjelma meredam diri
Menatap adamu memang aku
Menjadikan mu penutup hatiku
Mengeratkan kunci diri untuk ruang
Meski Terkadang melukai
Aku ingin dikau saja
Sekarang untuk selamanya
Menjadi diri yang ada
Memiliki mu ,untuk mu hanya kamu.
Prenduan, 20 Februari 2021
Hidayat Aji Permana
Komentar
Posting Komentar