Serpihan
Jangan pernah jadikan, menanyakan kabar
Alasan untuk merindu dikala sendu saja
Jika memang hanya seperlunya
Jangan terlalu memberi harapan yang seutuhnya,
Bila memang tidak ada rasa
Pergi saja tanpa memihak dilema
Tidak perlu lagi bersikap baik-baik saja
Nyatanya sebaliknya
Karena lebih sakit didada
Meski manis hanya dibibir saja
Perihal melepaskan jujur aku takbisa
Begitu juga dengan melupakan aku tak mampu,
Hanya tentang perdebatan diri sendiri
Dikala sepi tanpa harus menepi
Jajak pendapat yang terus merapat
Melekat erat seperti penuh sejagat
Karena ku tak tahu cara memahami mu
Aku tak mengerti cara mencintai mu
Bukan berarti ku menyerah, meski lelah terasa,
Karena harap selalu tumbuh merata
Disetiap langkah hening yang luar biasa
Entah tuhan sedang merencanakan sesuatu yang tak pernah ku duga,
Atau hanya kebetulan saja
Atau juga hanya perasaan ku saja
Egois sekali diri ini
Jika hanya pandangan diri sendiri
Yang menjadi tolak ukur keadaan
Lekas sembuh kembali jati diri
Bandung, 28 April 2021
Komentar
Posting Komentar